Dua Bandar Togel Dibekuk, Satu Pelaku Diduga Oknum Bendahara Desa di Tabalong

Dua Bandar Togel Dibekuk, Satu Pelaku Diduga Oknum Bendahara Desa di Tabalong

Perjudian memang memiliki banyak jenis sehingga tak heran jika di Indonesia pun pelaku jui memiliki banyak jenis permainan judi yang bisa dipilih. Namun ketika sudah mencoba judi apapun jenisnya, maka bersiaplah untuk berurusan dengan hukum di negeri ini. Pasalnya sudah jelas tertera dalam Undang-Undang di Indonesia dimana segala macam perjudian merupakan tindakan yang dilarang dan harus diberikan hukuman yang setimpal.

Akan tetapi agaknya hukum di Indonesia belum membuat oknum-oknum tak bertanggungjawab merasa jera. Buktinya setiap harinya selalu saja ada laporan tentang perjudian yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Seperti yang dilaporkan dari Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya di Tabalong.

Petugas yang merupakan gabungan unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong dan Polsek Muara Uya diketahui berhasil meringkus dua orang pria yang disinyalir Bandar judi dengan jenis Toto gelap atau togel. Keduanya ditangkap di TKP, tepatnya di suatu rumah yang terletak di jalan Simpung Layung Kecamatan Muara Uya, Tabalong, pada hari Senin malam (4/1). Dua pelaku yang berhasil diamankan oleh polisi diantaranya memiliki inisial JS dengan usia 36 tahun dan MR yang berusia 57 tahun, dimana keduanya merupakan warga asli Desa Uwie Kecamatan Muara Uya, Tabalong. Menurut keterangan salah satu warga, JS merupakan oknum bendahara Desa Uwie.

Bukan hanya dua pelaku yang sudah berhasil dibekuk oleh aparat kepolisian, melainkan juga sejumlah barang yang diduga kuat sebagai alat bukti. Barang tersebut meliputi dua unit handphone dengan merk berbeda, satu buah kartu ATM, dan uang tunai senilai enam ratus empat puluh enam ribu rupiah.

Baca Juga :  Polres Kuansing Ringkus Bandar Judi Sie Jie Tiga Negara

Barang-barang tersebut merupakan milik JS, sedangkan barang bukti milik MR diantaranya berupa 1 kartu ATM, 1 unit buku tabungan, 2 unit handphone berbeda merk, 1 buah grafik dengan tulisan angka-angka togel, 3 lembar diduga kuat sebagai hitungan angka-angka togel dan 2 lembar slip penarikan dan uang tunai dengan jumlah seratus dua puluh ribu rupiah.

Penangkapan dua pelaku judi togel yang dilakukan oleh Unit Jatanras Satreskrim Polres tabalong dan Polsek  Muara Uya dibenarkan oleh Kapolres tabalong AKBP M. Muchdori, S.I.K, CFrA melalui AKP H. Ibnu Subroto Kasubbaghumas Polres Tabalong yang melakukan konfirmasi pada Selasa pagi (5/1). Dalam penangkapan dua penjudi tersebut dipimpin oleh Akp Debi Triyani Murdiyambroto, S.H, S.I.K.

Kedua pelaku tertangkap oleh petugas di rumah pelaku MR, tepatnya di kawasan Simpung layung Kecamatan Muara Uya, kabupaten Tabalong. Menurut keterangan, keduanya memang tinggal di desa yang sama, hanya saja RT keduanya berbeda dan diyakini bahwa kedua pelaku tidak memiliki ikatan darah. Artinya kedua pelaku judi casino online hanya sebatas kawan saja. Usai dibekuk dan dibawa ke kantor polisi, kedua pelaku pun mengakui perbuatannya dimana selanjutnya dibawa ke Polres Tabalong untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Dari keterangan yang diberikan oleh kedua pelaku dikeetahui bahwa keduanya merupakan bagian dari jaringan judi jenis togel di wilayah utara Kabupaten Tabalong yang selama ini telah menjadi target operasi Satreskrim Polres Tabalong. Akhirnya yang selama ini diincar oleh kepolisian pun akan segera terungkap berkat ditangkapnya dua Bandar judi di Tabalong tersebut. Keduanya pun kini harus siap dengan hukuman penjara yang akan dijatuhkan karena pelanggaran terhadap hukum dimana perjudian yang tak boleh dilakukan masih saja dilanjutkan. Jika tak ingin merasakan dinginnya balik bui, sebaiknya mengikuti aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *