Tempat Judi Ayam dan Dadu di Sorong Dimusnahkan

Tempat Judi ayam dimusnahkan TNI/POLRI Di Sorong

Perjudian di Indonesia sangat masih mengkhawatirkan dan menjadi perhatian pihak yang berwajib. Banyak sekali praktek perjudian yang masih tetap beroperasi di beberapa wilayah Indonesia. Dengan banyaknya jenis judi juga menjadi salah satu faktor yang membuat orang – orang banyak pilihan untuk bermain. Salah satu contoh permainan judi yang dimainkan di salah satu daerah adalah judi ayam dan dadu yang masih aktif dimainkan di Sorong.

Perjudian ayam ini termasuk perjudian klasik yang sudah sering dimainkan banyak orang di desa. Karena untuk memainkan judi sabung ayam ini dibutuhkan tempat yang cukup luas. Judi sabung ayam ini dilakukan dengan cara mengadu 2 ayam jago yang tempatkan di tempat arena sabung. Kedua ayam yang bertarung akan bertarung terus hingga ada ayam yang kalah.

Sedangkan untuk judi dadu adalah judi yang sudah sering dimainkan banyak orang. Untuk bermainnya juga mudah. Yaitu bermain di meja permainan menggunakan beberapa buah dadu. Pemain judi akan menebak angka yang keluar dari hasil kocokan dadu tersebut. Kedua judi tersebut dilengkapi dengan uang taruhan yang digunakan seluruh pemain untuk lebih menarik permainan judi tesebut. Sehingga pemain yang menang akan mendapatkan hadiah dari permainan judi.

Tempat judi ayam dan judi dadu yang dilakukan di Sorong ini menjadi perhatian khusus oleh polsek setempat. Karena Polres Sorong ini memiliki komitmen untuk selalu menjaga daerah Sorong bersih dari masalah hukum salah satunya adalah praktek perjudian apapun itu macamnya. Hal ini berdasarakan pernyataan dari Kapolsek Papua Barat AKBP Robertus A Pandiangan 21 September 2020.

Baca Juga :  Kapolsek Kutalimbaru Bantah Judi Dadu Putar Di Namorindang

Dari pernyataan tersebutlah tim gabungan dari Polres Sorong dan juga TNI melakukan pembersihan dan juga pemusnahan tempat judi ayam dan judi dadu. Polisi dan TNI tersebut melakukan pemberantasan arena judi ayam dan dadu yang berada di kilometer 18, Aimas. Pemusnahan tempat tersebut dilakukan selama 2 hari berturut – turut yaitu Minggu dan Senin tanggal 20-21 September 2020.

Lokasi pertama yang dibersihkan pada hari Minggu 20 September 2020 adalah arena judi ayam yang bertempat di atas gunung kilometer 18 berada di belakang SPBU Pawbili. Arena sabung ayam ini sudah terlihat dari pinggir jalan. Arena judi sabung ayam ini di bakar dan dimusnahkan habis oleh Polisi dan TNI yang bertugas.

Sedangkan di hari kedua Senin, 21 September 2020 berada di tanah perkebunan salak yang berada tidak jauh dari tempat pertama. Tempat perjudian yang kedua ini lebih tersembunyi tempatnya daripada tempat yang pertama. Karena untuk sampai di tempat yang kedua ini polisi dan TNI harus berjalan kaki menuruni tangga. Tempat judi tersebut berada di balik bukit di balik rerimbunan pohon. Arena kedua juga dibakar habis oleh Polisi dan TNI.

Baca Juga :  Terlibat Judi Togel, 3 Warga Kabaruan Diamankan di Polres Kepulauan Talaud

Sebelum pasukan gabungan Polisi dan TNI ini melakukan operasi pemusnahan tempat judi sabung ayam dan judi dadu, Pasukan gabungan tersebut melakukan apel. Yang dimana apel ini dilakukan di halaman Mapolres Sorong sebagai pembuka tugas gabungan pemusnahan tempat judi.

Petugas gabungan dalam melakukan operasi tersebut tidak menemukan orang – orang yang bermain judi. Hanya menemukan tempat judi sabung ayam yang dikelilingi pagar kayu. Selain itu ditemukan meja judi dadu lengkap dengan peralatan permainan judi dadu. Setelah dari penemuan tersebut maka barang bukti tersebut dikumpulkan dan dibakar sampai habis.

Semoga dengan adanya pemusnahan tempat perjudian tersebut membuat masyarakat sorong kapok dan tidak melakukan praktek perjudian di wilayah Sorong. Dan untuk Polres Sorong akan tetap melakukan pembersihan terhadap masalah hokum yang terjadi untuk menjaga kota Sorong aman dan bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *